Raih Omset Jutaan Rupiah, Bawang Goreng “Puma” Bulumulyo Dipasarkan Hingga Luar Kota

Raih Omset Jutaan Rupiah, Bawang Goreng "Puma" Bulumulyo di Pasarkan Hingga Luar Kota
Raih Omset Jutaan Rupiah, Bawang Goreng "Puma" Bulumulyo di Pasarkan Hingga Luar Kota

PATI – Raih omset jutaan rupiah perbulan dari usaha bawang goreng, dua wanita asal Bulumulyo Batangan Pati, Sugik dan Sulis sudah pasarkan hingga ke luar kota.

Berawal dari pekerjaannya sebagai petani bawang merah yang hanya menjual belikan bawang merah dalam bentuk mentah, mereka mulai berfikir untuk mengolahnya menjadi barang yang konsumtif yaitu bawang merah goreng.

Mereka berdua tidak asal-asalan dalam pembuatan bawang goreng ini melainkan melalui proses kunjungan industri di kota Kediri sehingga terbentuklah skil khusus dalam pengolahan bawang goreng yang gurih dan enak.

“Sebelum mengembangkan usaha bawang goreng ini, dulu saya belajar disebuah pabrik bawang goreng di Kota Kediri” ujar Sulis,
(Jum’at 10/9)

Setelah merasa cukup dalam penguasaan skil pengolahan mereka mulai membuka usaha bawang goreng yang diberi nama “Bagore Puma” yang kepanjangannya adalah bawang goreng putera mandiri dengan slogan puas mantap.

“akhirnya kami membuka usaha bawang goreng ini pada tahun 2019, lebih tepatnya tanggal 27 Februari 2019.” ungkap Sulis

“modal awal usaha kami hanya 300 ribu rupiah, dulu hanya menghabiskan 1 atau 2kg bawang merah saja perhari.” imbuh Sugik

Modal awal yang hanya 300ribu rupiah kini telah menghasilkan omset 5-6juta perbulannya. Hal yang paling penting disini adalah promosi melalui platform digital. Mereka melakukan promosi pada media sosial fb (Bagore Puma), instagram (bagorepuma915) dan whatsapp 085293205104 itu memang sangat membuahkan hasil dibuktikan dengan maraknya pesanan yang mereka terima hingga luar kota meliputi Rembang, Kudus dan Surabaya.

Kualitas yang bagus dan telah mengantongi sertifikasi perizinan PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) membuat banyak pelanggan bagore puma ini selalu repeat order. Bagore puma tersedia mulai kemasan 41gr (7ribu), 83gr (12-15rb), 220gr (27ribu), dan 440gr. Harga sewaktu-waktu bisa berubah mengikuti harga pasar bawang merah.

Dari kisah perjalanan usaha ini diharapkan masyarakat Bulumulyo bisa terus menginovasikan usaha bawang merah mengingat desa Bulumulyo bisa dikatakan sebagai pusatnya bawang merah di kecamatan Batangan.

Raih Omset Jutaan Rupiah, Bawang Goreng “Puma” Bulumulyo Sudah Dipasarkan Hingga Ke Luar Kota

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan